Lewati navigasi
Kembali ke Isu LingkunganIsu Lingkungan

Polusi Udara dan Dampaknya pada Kesehatan

30 Mei 2026 7 mnt baca
polusi udarakesehatanemisikotaasap
Kabut polusi menyelimuti area perkotaan

Kabut polusi menyelimuti area perkotaan

Udara yang kita hirup setiap hari mungkin mengandung partikel berbahaya akibat pembakaran sampah dan emisi kendaraan. Bagaimana kita menghadapinya?

Udara kotor sering tidak terlihat

Partikel halus berukuran 2.5 mikrometer (PM2.5) sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Namun, ia dapat menembus paru-paru dan masuk ke dalam darah.

Pembakaran sampah dan gas buang

Kebiasaan membakar sampah rumah tangga, bersama dengan emisi dari kendaraan bermotor, merupakan sumber utama polusi udara harian di sekitar kita.

Ancaman nyata pada kesehatan

Udara yang tercemar memicu berbagai penyakit seperti ISPA, asma, dan gangguan pernapasan lainnya, yang sangat berdampak pada anak-anak dan lansia.

Pentingnya ruang hijau di kota

Pohon dan taman kota bukan hanya hiasan. Daun-daun mereka menyaring partikel debu dari udara dan menurunkan suhu sekitar, berfungsi sebagai paru-paru kota.

Aksi harian kurangi polusi

Kita bisa mengurangi polusi dengan tidak membakar sampah, merawat kendaraan secara rutin, berjalan kaki untuk jarak dekat, atau menggunakan transportasi umum.

Gunakan materi ini sebagai pengantar sebelum memilih satu aksi kecil yang bisa dilakukan di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar.

Selesai membaca?

Uji pemahamanmu lewat Eco Quiz.

Quiz singkat membantu mengingat kembali topik air, energi, sampah, dan alam setelah membaca materi.

Main Eco Quiz